Aksi teroris kembali mencuat dan sumbernya lagi-lagi dari Aceh, dan kini marak disebut dengan teroris aceh. Teroris aceh ini katanya bukan dari GAM. Aksi teroris aceh diduga dari jaringan internasional Al Qaidah Aceh. Sekarang pihak densus 88 masih terus aktif menyisir daerah selat malaka. Menurut berita kemarin, sudah terjadi baku tembak antara polisi dan teroris aceh. Ada 3 polri tewas dalam aksi penembakan kemarin.
Menurut SBY, mereka memilih tempat latihan di Aceh, karena orang sudah tidak lagi melihat Aceh sebagai daerah konflik. Oleh karenanya mereka berharap rakyat maupun pihak keamana terlena.
“Sehingga mereka bisa mepersiapkan segalanya untuk melakukan aksi-aksi terorisme,” ujarnya.
SBY juga memerintahkan dalam memberantas terorisme di Aceh, pihak kepolisian diminta untuk terus berkerjasama sebaik-baiknya dengan Gebernur dan Walikota yang ada di Aceh, para ulama dan Tokoh-tokoh masyarakat di Aceh.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme ditingkat dunia masih ada, dan sel-sel terorisme juga masih berkerja baik di luar maupun dalam negeri.
“Oleh karena itu pihak kepolisian jajaran BIN dan TNI benar-benar melakukan segala upaya untuk mencegah aksi-aksi terorisme. Manakala tetap terjadi, maka harus melakukan tindakan yang cepat dan tepat,” pungkasnya